Para tokoh teori sosiologi klasik telah berbicara tentang produksi. Sudut pandang dan isi dari teori yang dikembang-kan oleh para tokoh teori tersebut beragam. Beberapa pe-mikiran dari tokoh teori yang akan didiskusikan adalah Karl Marx, Emile Durkheim, dan Max Weber.

1. Karl Marx (1818-1883)
Apa yang membedakan manusia dengan makhluk lain? Kata Marx, kerja! Hanya manusialah, makhluk yang mampu melakukan kerja. Melalui kerja, oleh sebab itu, manusia sebagai produsen. Dengan demikian, produk dari kegiatan produktif (kerja) manusia merupakan hakekat manusia, yang menjadi pembeda dengan makhluk lain seperti binatang. Kalau manusia itu produsen,

Bagaimana mungkin manusia kehilangan kekuasaan atas potensi yang terkandung dalam kerja mereka?

Kapitalisme telah menyebabkan manusia, sebagai pekerja, tidak lagi mempunyai kontrol atas potensi yang terkandung dalam kerja mereka. Potensi ini, disebut Marx sebagai tenaga kerja {labour-power), kepada kapitalis dipertukarkan dengan benda abstrak yang terdapat dalam upah. Pertukaran tersebut menyebabkan tenaga kerja menjadi komoditas. Sehingga man-faat tenaga kerja tidak lagi ditemukan pada kemampuan untuk menghasilkan objek yang dapat memenuhi dan mengembang-kan kebutuhan para pekerja, namun sebagai benda abstrak yang dapat dipertukarkan dengan upah. Dengan demikian, sistem upah-kerja pada kapitalisme telah memisahkan kerja dengan kebutuhan sehingga kerja (produksi) tidak lagi men

File added : Thursday, May 10th 2012.
Category : Politik
reads: akuntansi rasional, hukum rasional, rasional, teori sosiologi, tokoh teori

Related Post Pandangan Tokoh Sosiologi Tentang Produksi

KAPITALISASI KEKUASAAN

Jika demokrasi bertolak dari asumsi bahwa rakyat yang berdaulat, rakyat pemilik sejati kekuasaan, maka rakyatlah mestinya yang menjadi “king maker”. Melalui hak otoritatif, otonomi

Reborn Baby Doll alias Bayi Aspal

Baby Helena ( http://www.reborn-baby.com)Baby Dawn ( http://www.reborn-baby.com)Jika melihat gambar gambar bayi di atas rasanya gemes sekali , karena kita mengira bayi betulan. Padahal mereka

rasa-rasanya

kecewa rasanya ketika keberadaan kita sama sekali nggak dianggap orang lain. nah, pertanyaannya adalah… what should I do? seringkali aku merasa bingung dengan diri

Cambuk Untuk Marni!

Stage 1Di bangku sebuah taman kota, duduk gadis usia belasan tahun. Ia terlihat sibuk membuka beberapa buku pelajaran miliknya yang kucel -hampir sobek, sebentar-sebentar

wanita adalah api

wanita adalah apiwanita itu hangat…!wanita itu sahabat yang paling lembutwanita itu bisa menerangi kegelapankuwanita itu menemaniku didalam kesendirianwanita itu memberikan cahaya didalam kesedihankuwanita itu