Sebuah kardus bekas mi instan seakan menjadi saksi bisu bagaimana Aprilia berjuang untuk bertahan hidup. Ditemani lampu bohlam lima watt, Aprilia terbaring lemah di ranjang buatan sang ayah. Sekilas memang tak ada yang salah dengan tubuh Aprilia. Namun, siapa pun pasti akan pilu jika melihat wajah dan kepala bayi yang hanya memiliki berat 1,7 kilogram ini.

Aprilia tidak memiliki tempurung kepala. Otaknya hanya dilapisi selaput tipis. Istilah kedokteran menyebutkan Aprilia menderita anencefali atau pertumbuhan otak tidak sempurna. Dalam kondisi demikian, seharusnya Aprilia tidak boleh dibiarkan berada di udara terbuka, apalagi hanya berada di dalam kardus bekas mi instan.


Bayi malang yang lahir dari rahim Dini Aulia ini sempat dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta. Namun, ongkos bolak-balik RSCM yang dianggap mahal, membuat kedua orangtua Aprilia memutuskan membawa kembali putrinya ke rumah.


Namun sungguh ironis. Di hari kelima atau Kamis (3/5) dini hari tadi, setelah Aprilia lahir ke dunia, sang bocah pun kembali ke Sang Pencipta untuk selama-lamanya. Lagi-lagi, kemiskinan membuat seorang bayi tak berdosa mati sia-sia.(ANS)

sumber : http://kesehatan.liputan6.com

File added : Tuesday, July 10th 2012.
Category : Kesehatan
reads: Kepala, Meninggal, Tanpa, Tempurung

Related Post Bayi Tanpa Tempurung Kepala Meninggal

Awet Muda dengan Alpukat

Liputan6.com, Michoacan: Ingin awet nmuda, cobalah mengonsumsi alpukat. Menurut penelitian dari Meksiko, baru-baru ini, alpukat bisa membantu melawan penyakit tanda-tanda penuaan. Hal itu terjadi

Empat Langkah Buat Kulit Bersinar

Kulit bersinar dan sehat menjadi dambaan setiap orang. Beberapa produk kecantikan diluncurkan untuk membuat kulit bersinar. Namun, harga yang ditawarkan sangat fantastis. Ternyata ada

Perokok Beresiko Tinggi Terkena Kanker Paru

Paru-paru merupakan satu-satunya organ tubuh manusia yang berhubungan langsung dengan kualitas udara. Mereka yang hidup di dalam lingkungan berpolusi dan perokok pasif, beresiko mengidap

Bayi Kembar Siam Buleleng Masih Dirawat Intensif

Bayi kembar siam dempet dada asal Buleleng, Bali, kini diberi nama oleh orangtua bayi. Kedua bayi kembar siam itu bernama Emilia dan Amilia, sama

Pelajar Mata Rabun di Asia Meningkat

Liputan6.com, Australia: Lebih dari 90 persen anak-anak yang lulus sekolah di kota-kota besar Asia mengalami myopia atau mata rabun, menurut satu penelitian. Para peneliti